utherakalimaya.com

  • Home
  • Features
  • _ARTIKEL
  • _CATATAN
  • _UNDANGAN
  • DOKUMENTASI
  • contact

Salam sejahtera untuk kita semua
Berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa dan didorong oleh BPK Wilayah VIII yang luhur, supaya berkehidupan dan berkesenian yang bebas, maka dengan ini menyatakan; kembalinya kami ke panggung teater.

Kami mohon doa dan dukungannya agar calon gubernur, eh pementasan teater ini (maksudnya) berjalan dengan lancar. 

Selanjutnya, pementasan ini akan dipentaskan di beberapa tempat di Provinsi Banten dan luar Banten. Kami akan sangat senang jika teman teman bisa membantu dan bekerjasama dalam pentas keliling kami.

Hal hal mengenai pemindahan tempat pertunjukan, akan kami komunikasikan dan ditindaklanjuti dalam tempo yang sesingkat singkatnya.

Demekean undangan inih kami samfaikan. Mari kita berkarya dengan gembira. Haturnuhun

"Kalau Kau Datang, Hatiku Senang"

Neddy, dkk.
  • 0 Comments

 


Hosted by Maulana Hasanuddin State Islamic University of Banten, the Indigenous Southeast Asian and Ethnic Studies (ISEAES) presents an article writing competition centered on indigenous communities in Southeast Asia. This theme delves into the intricate realities of indigenous societies and their interactions with wider socio-political, economic, and cultural dynamics. It underscores the internal workings of these communities alongside their encounters with external influences, aiming to illuminate the trials and triumphs confronted by these groups as they navigate various dichotomies, such as tradition versus modernity, globalization versus localism, autonomy versus integration, and preservation versus adaptation. Furthermore, the competition extends to theoretical inquiries on ethnicity and indigenous peoples globally, offering a comprehensive grasp of these subjects. Ultimately, the journal serves as a crucial platform for scholars, activists, policymakers, and indigenous communities to partake in meaningful discourse, share insights, and drive transformative agendas aimed at fostering social justice, cultural diversity, and sustainable development.

Prizes

1st Place: Rp. 7,000,000

2nd Place: Rp. 6,000,000

3rd Place: Rp. 5,000,000

4th to 14th Places: Rp. 1,400,000 each


Guidelines, Submission, and Deadline

ISEAES encourages collaborative article submissions involving participants from various nationalities. Please refer to the guidelines available at https://ejournal.uinbanten.ac.id/ojs/index.php/iseaes/AuthorGuidelines. Create an account and submit your article through the website by the 30th of June 2024.

Contact

lp2m@uinbanten.ac.id

081385529992 (Ade)

085929922698 (Habibi)



  • 0 Comments

 



Halo sobat kreatif & content creator. Kota Serang sebagai Ibukota Provinsi Banten masih harus memiliki pesona, keunikan serta menjadi kota yang mendukung kreatifitas dan inovasi warganya. Upaya ini kita bisa rasakan dengan beberapa penataan yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Serang melalui Dinkopukmperindag Kota Serang. ICN sebagai organisasi kreatif yang mewadahi content creator dan influencer, merasa perlu untuk meng"amplifikasi" kinerja yang telah dilakukan dengan menyelenggarakan "Lomba Video Kreatif Medsos" .

Lomba video kreatif ini diselenggarakan untuk memberikan edukasi dan mendorong partisipasi publik untuk ikut serta mendukung penataan Kota Serang. Segera ambil bagian untuk ikut mendukung Kota Serang menuju Kota Kreatif

INFORMASI & FORMULIR LOMBA : s.id/lombavideomedsos



#ICNvideokreatif #PenataanKotaSerang #WayaheSatSet


  • 0 Comments


Hubon Manunulat, in cooperation with the Division of Humanities of the University of the Philippines Visayas, will hold the first Leoncio P. Deriada Conference on Literature and Cultural Work on April 19, 2024 at the UPV Cinematheque, Iloilo City Campus, in celebration of its tenth anniversary. The conference aims to highlight the noteworthy contributions on a national scale of Leoncio P. Deriada in the fields of creative writing, literary criticism, and cultural work. Known as the Father of Contemporary West Visayan Literature, Deriada has influenced writers not only from/in West Visayas but also beyond it, particularly through his cultural and critical work, as seen in his Home Life literary column, whose publications and annual literary contests featured now well-respected writers such as German Gervacio from Mindanao and Michael Coroza from Luzon, aside from John Iremil Teodoro from Visayas, among others.

The theme of the conference was “Leoncio P. Deriada: Literary Artist, Critic, and Cultural Worker for the Filipino Nation.” The conference welcomes submissions from literary critics and scholars on this conference theme.

SUBMISSION GUIDELINES

  1. Abstracts of 250 to 350 words must be submitted to hubonmanunulat@gmail.com, with a short cover letter or email message addressed to Dulce Maria V. Deriada, President, Hubon Manunulat. The subject line of the email should read: DERIADA CONFERENCE (Author's Surname)
  2. The cover letter must also indicate the title of the proposed paper, the proponent's name, institutional affiliation, and email address, along with a one-paragraph bionote.
  3. Abstracts and papers must be written in either English or Tagalog/Filipino, double-spaced, using font size 12 Times New Roman. The MLA style must be used. For the full paper, the word count should range from 4000 to 5000 words, excluding notes and references. The oral presentation of the paper must be limited to twenty to thirty minutes.
  4. Deadline for the submission of abstracts is February 15, 2024. Authors of selected abstracts will be informed by email on February 23, 2024. They are expected to submit their full paper by April 8, 2024.

For inquiries, please email hubonmanunulat@gmail.com.

Source: upv.edu.ph

  • 0 Comments

 


Genks! Ada kabar baik untuk sekolah-sekolah SMP dan SMA sederajat di seluruh Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, kembali menggelar program istimewa, yaitu "Apresiasi Giat UKBI Adaptif Merdeka 2024". Program ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang telah aktif dalam menyelenggarakan Giat UKBI Adaptif Merdeka dan berbagi praktik baik di tahun 2024.

Tentang Giat UKBI Adaptif Merdeka

Sejak tahun 2021, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa telah menyelenggarakan program Giat UKBI Adaptif Merdeka yang diperuntukkan bagi pelajar SMP dan SMA sederajat. Program ini tidak hanya menjadi ajang uji kemampuan berbahasa Indonesia, tetapi juga sebagai wadah untuk meningkatkan keterampilan literasi dan pemahaman peserta terhadap Pancasila.

Dalam rangkaian Giat UKBI Adaptif Merdeka, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memberikan apresiasi kepada sekolah yang aktif berpartisipasi. Karena antusiasme tinggi dari sekolah dan manfaat positif yang diperoleh peserta didik, program ini terus berlanjut hingga tahun 2024.

Apresiasi Giat UKBI Adaptif Merdeka 2024

Untuk tahun 2024, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengadakan program Apresiasi Giat UKBI Adaptif. Program ini memberikan kesempatan kepada sekolah untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam melaksanakan Giat UKBI Adaptif Merdeka di lingkungan mereka.

Syarat Keikutsertaan

  1. Peserta adalah sekolah SMP dan SMA sederajat yang telah mengikutsertakan siswanya dalam tes UKBI Adaptif Merdeka pada tahun 2024.
  2. Sekolah diharapkan membuat video pelaksanaan Giat UKBI Adaptif Merdeka dan mempublikasikannya di kanal YouTube sekolah.
  3. Menghasilkan cuplikan video bertema ajakan untuk mengikuti UKBI dan mengunggahnya di akun Instagram sekolah.
  4. Mengirimkan lima foto terbaik dalam pelaksanaan UKBI Adaptif Merdeka.
  5. Menyusun artikel dengan tema "UKBI Adaptif Memperkuat Profil Pelajar Pancasila".
  6. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan bit.ly/ApresiasiUKBI2024 ini.

Hadiah dan Penilaian

Apresiasi Giat UKBI Adaptif Merdeka tahun 2024 akan memberikan penghargaan kepada 25 sekolah terbaik berdasarkan penilaian dari dewan juri. Setiap sekolah pemenang akan menerima dana pelatihan sebesar Rp25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah) untuk mendukung pengembangan kegiatan literasi di sekolah. Hadiah akan diserahkan melalui transfer ke rekening sekolah pemenang, yang atas nama sekolah, kepala sekolah, atau pejabat sekolah lainnya.

Yuk, jangan lewatkan kesempatan ini untuk berpartisipasi dalam Apresiasi Giat UKBI Adaptif Merdeka 2024! Dengan bergabung, sekolah dapat tidak hanya mendapatkan penghargaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kecintaan terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Ikuti langkah-langkah pendaftarannya segera dan bersiaplah untuk meraih prestasi!




  • 0 Comments

 



Genks, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra mengadakan Program Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Penggerak Literasi di seluruh Indonesia. Bantuan ini berbentuk Dukungan Kegiatan yang akan diberikan dalam bentuk uang tunai senilai Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) kepada 340 Komunitas Penggerak Literasi untuk meningkatkan literasi baca-tulis di daerah mereka.

Buat kamu yang berminat, silakan mendaftar komunitasmu melalui tautan bit.ly/Banpem2024

Persyaratan Penerima Bantuan

a) Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. memiliki komitmen dan dedikasi terhadap peningkatan kecakapan literasi baca-tulis di masyarakat, dibuktikan dengan dokumen profil Komunitas Penggerak Literasi yang memuat lampiran karya/sertifikat/dokumen lain,  termasuk  foto,  tautan  video,  atau dokumentasi lain;
  3. tidak sedang menerima pendanaan pada objekdan peruntukan yang sama pada tahun yang sama dari pihak lain yang dana bantuannya bersumber dari APBN/APBD yang dibuktikan dengan Surat Pernyataan bermeterai;
  4. tidak berafiliasi dengan dan/atau mendukung organisasi terlarang dan/atau organisasi kemasyarakatan yang dicabut status badan hukumnya;
  5. tidak berafiliasi dengan partai politik;
  6. tidak pernah terlibat dalam kegiatan yang mengandung unsur SARA, bertentangan dengan Pancasila, atau kegiatan lainnya yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat dan peraturan yang berlaku yang dibuktikan dengan Surat Pernyataan bermeterai; dan
  7. telah melaksanakan kegiatan di bidang literasi, khususnya literasi baca-tulis minimal 2 (dua) tahun.

b) Persyaratan Administrasi dan Teknis

Adapun persyaratan administrasi dan teknis yang harus dipenuhi calon penerima bantuan sebagai berikut.

1. Melakukan registrasi melalui tautan bit.ly/Banpem2024 dan mengunggah berkas pengusulan berupa:

  1. portofolio    yang    berisi    profil    yang    di    dalamnya    juga menginformasikan Struktur Organisasi  Pengelola/Pengurus dan jumlah anggota Komunitas Penggerak Literasi dan dilampiri foto kegiatan, tautan  video selama minimal 2 (dua) tahun terakhir, tautan media sosial, dan salinan sertifikat atau penghargaan yang pernah diterima Komunitas Penggerak Literasi (apabila ada);
  2. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM);
  3. surat     pernyataan     kesanggupan    melaksanakan     Bantuan
  4. Pemerintah untuk Komunitas Penggerak Literasi Tahun 2024;
  5. pakta integritas;
  6. foto atau pindaian (scan) NPWP atas nama Komunitas Penggerak Literasi atau Lembaga Induk Berbadan Hukum;
  7. foto atau pindaian (scan) halaman depan buku rekening yang masih aktif atas nama Komunitas Penggerak Literasi atau Lembaga Induk Berbadan Hukum;
  8. foto atau pindaian (scan) e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) pengurus Komunitas Penggerak Literasi (ketua, sekretaris, dan bendahara).

2. Komunitas Penggerak Literasi yang memiliki legalitas organisasi yang dibuktikan dengan salah satu:

  1. alinan  Akta  Pendirian  dan  SK  Kemenkumham  atas  nama Komunitas Penggerak Literasi; atau
  2. salinan SK Yayasan/perkumpulan atau Surat Keputusan/Keterangan dari Ketua/Pimpinan Lembaga Induk Berbadan Hukum yang menerangkan bahwa Komunitas Penggerak Literasi merupakan bagian program dari Lembaga Induk Berbadan Hukum; atau
  3. surat keterangan/rekomendasi dari instansi pemerintah (seperti Balai/Kantor Bahasa) atau instansi yang berwenang untuk Komunitas Penggerak Literasi yang tidak berbadan hukum yang berada di bawah pembinaan lembaga yang berwenang.

3. Mengajukan proposal kegiatan yang disertai dengan RAB


Detail lengkap mengenai pelaksanaan Program Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Penggerak Literasi Tahun 2024 tersedia dalam Keputusan Kepala Badan Bahasa. Untuk informasi lebih lanjut, silakan unduh lampiran juknis Keputusan Kepala Badan Bahasa. Untuk pertanyaan lebih lanjut, pemohon dapat menghubungi nomor 0812-9261-6090 melalui WhatsApp.

Jangan lewatkan kesempatan ini, genks! Segera unggah berkas persyaratan sebelum batas waktu. Ayo, kita dukung bersama upaya meningkatkan literasi di Indonesia!

  • 0 Comments



Genk, yuk ikuti diskusi menarik di INSISTS Saturday Forum #33 dengan tema "Pemikiran A. Hassan tentang Konsep Kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah: Sebuah Catatan Kritis."

Pembicara:

Dr. Malki Ahmad Nasir, M.A.

(Dosen Universitas Islam Bandung)

Tanggal: Sabtu, 07 Oktober 2023

Waktu: 10.00 - 12.00 WIB

Tempat: Online melalui Zoom Meeting

Link Zoom: https://us06web.zoom.us/j/7107628907?pwd=afbuyOhWNnTkba7dqTkP7rJqq4Y81j.1

ID Zoom: 710 762 8907

Passcode: INSAF33

Kontak Person: Yuda (CP: 088260208484)

Acara ini gratis dan terbuka untuk umum.  Kamu juga dapat mendukung kegiatan INSISTS dengan menyumbangkan infak melalui rekening: BSI 7083704537 atas nama Yayasan INSISTS BINA TAMADDUN ISLAM. Untuk konfirmasi, hubungi 0813 8182 8754 (Yuda). Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan wawasan yang berharga dalam diskusi ini. Ayo, bergabunglah!

  • 0 Comments


Pada tahun 2023, Komunitas Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) merayakan usia 10 tahunnya dengan penuh syukur. Dalam rangkaian acara "Sarasehan 10 Tahun JIB," JIB menghadirkan orasi sejarah dengan tema "Umat Islam dan Penulisan Sejarah di Indonesia." Orasi ini akan disampaikan oleh dua sejarawan pembina JIB, yaitu Dr. Tiar Anwar Bachtiar dan Syed Alwi Alatas, Ph.D.

Tanggal: Sabtu, 7 Oktober 2023 / 21 Rabi'ul Awal 1445 H

Waktu: Pukul 13.00 - Selesai

Tempat: Daring via Zoom

Acara ini gratis dan terbuka untuk umum.

Orasi ini akan membahas peran penting umat Islam dalam sejarah Indonesia dan bagaimana peran mereka dalam melestarikan warisan sejarah bangsa ini. Bagaimana kita bisa berkontribusi dalam penulisan sejarah Indonesia? Dan bagaimana penulisan sejarah saat ini memengaruhi perkembangan peradaban umat Islam di Indonesia? Pertanyaan-pertanyaan ini akan menjadi fokus dalam orasi ilmiah 10 Tahun JIB ini.

Ayo daftar sekarang: https://bit.ly/10thJIB

Acara Sarasehan 10 Tahun JIB didukung oleh Laznas YDSF @ydsfku dan Sinergi Foundation @sinergifoundation. Dukungan untuk kegiatan JIB dapat disalurkan melalui infak ke rekening: BSI 7134898838 a/n Rizka Kusuma Rahmawati. Mari bersama-sama mendukung gerakan literasi di Indonesia!

  • 0 Comments

Pada era digital ini, penggunaan media sosial telah berkembang pesat, dan salah satu tren yang semakin marak adalah promosi judi online oleh selebgram tanah air. Sayangnya, promosi semacam ini seringkali berujung pada tindakan ilegal dan penangkapan oleh pihak berwajib. Dalam konteks ini, ICN (Influencer Community Network) yang merupakan organisasi yang menaungi para influencer dan content creator di Banten, merasa perlu untuk memberikan pemahaman kepada publik tentang bahaya bisnis ilegal ini dan bagaimana menghindarinya.

Pentingnya Edukasi Publik

Maraknya promosi judi online yang dilakukan oleh selebgram telah membuka mata kita tentang bahaya bisnis ilegal ini. Dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, ICN Banten akan mengadakan sebuah diskusi publik yang akan mengupas tuntas masalah ini. Diskusi tersebut akan melibatkan narasumber-narasumber yang berkompeten dalam bidang ini, antara lain:

  1. Kombes Pol Didik Hariyanto - Kepala Bidang Humas Polda Banten (@humaspoldabanten)
  2. Andi Suhud - Ketua Fekraf Banten (@fekrafbanten)
  3. Deni Saprowi - Ketua Pokja Wartawan Banten (@pokjawartawanbanten)
  4. Raden Elang Mulyana, SH - Tim Hukum ICN (@radenelangmulyana)
  5. Moderator untuk diskusi ini adalah Intan Imelda (Bendahara ICN).

Rangkaian Acara

Acara ini akan dilaksanakan pada:

Hari: Jumat, 6 Oktober 2023

Pukul: 14.30 - 17.30 WIB

Tempat: Komandan Seafood (@komandanseafood), Sepang, Taktakan, Kota Serang. (Tautan: https://s.id/komandanseafood)


Melalui diskusi ini, ICN Banten berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang bahaya promosi judi online ilegal, serta bagaimana cara menghindari jeratan janji manis yang menggiurkan dari bisnis semacam ini. Kami mengundang semua pihak yang peduli terhadap keamanan dan moralitas dalam dunia digital untuk bergabung dalam acara ini.

  • 0 Comments

 


Genks, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten melalui Bidang Kebudayaan menyelenggarakan Lomba Foto Cagar Budaya On The Spot 2023 pada tanggal 15-16 Juli 2023 di Cagar Budaya Tasikardi, Serang. Untuk spot foto objek cagar budaya yaitu di Kawasan Cagar Budaya Banten Lama. Nah, berikut para pemenang Lomba Foto Cagar Budaya On The Spot 2023.

🏅Kategori Pelajar SMA/SMK

Juara I Siti Mariah, SMAN 7 Kabupaten Tangerang

Juara II Andri Maulansha, SMAN 7 Kabupaten Tangerang

Juara III Maulana Rizky Luis, SMAN 7 Kabupaten Tangerang

🏅Kategori Mahasiswa

Juara I Shallina Amiroh Al Arifa, UNTIRTA

Juara II Chifzdullah Fahmi, UNTIRTA

Juara III Sendi Permana, UNTIRTA

🏅Kategori Umum

Juara I M. Hashemi Rafsanjani, Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Juara II Esa Indra Maulana, Kasemen, Kota Serang.

Juara III Maman Rohmani, Kagungan, Kota Serang.

Harapan I Lazuardi Gilang Gemilang, Unyur, Kota Serang.

Harapan II Riza Fauzan Hakim, Kramatwatu, Kabupaten Serang

Harapan III Dindin Hasanudin Nugraha, Kasemen, Kota Serang.


Selamat kepada para pemenang!
  • 0 Comments



Festival Teater Banten (FTB) 2023, sangat penting dalam mendorong dan mempertahankan keberlanjutan seni teater. Ini melibatkan berbagai elemen dan pemangku kepentingan yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi, seperti aktor, sutradara, penulis, desainer, produser, penonton, lembaga teater, dan masyarakat secara keseluruhan.

Teater memberikan wadah untuk berekspresi dan mengembangkan kreativitas. Ekosistem teater menciptakan ruang di mana sutradara dapat menjelajahi ide-ide baru, menceritakan cerita, dan menyampaikan pesan melalui seni peran. 

Melalui interaksi yang kompleks antara berbagai elemen dalam ekosistem teater, seni teater dapat berkembang dan bertahan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk mendukung dan mempromosikan ekosistem teater sebagai bagian penting dari kehidupan budaya dan sosial. 

Kurangnya pendidikan dan pemahaman tentang teater di Banten mempengaruhi minat masyarakat terhadap teater. Jika tidak ada upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang itu, maka minat terhadap teater akan terus menurun. FTB di gagas sebagai Upaya mengatasi minimnya ekosistem teater di Banten. Untuk itu dibutuhkan upaya kolaboratif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan para praktisi teater. Dukungan kebijakan yang tepat, pendanaan yang memadai, pembangunan infrastruktur teater, pendidikan tentang teater, dan promosi yang efektif dapat membantu membangun kembali ekosistem teater yang kuat dan berkelanjutan.

Festival Teater Banten 2023. digelar selama tiga hari. 20 - 22 Juli 2023. Di Amphiteater Guriang Indonesia, Kp. Alun-alun RT.06 RW.02 Desa/Kecamatan. Warunggunung Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Setelah sebelumnya melakukan kurasi kekaryaan di Bulan Januari 2023. Kurasi kekaryaan itu dikemas dalam workshop tubuh teater di Pekarangan Djati Guriang Indonesia. Hasil dari kurasi yang dilakukan, memilih 10 kelompok mewakili kelompok Independen, Kelompok Kampus, dan Sekolah.

FTB 2023 mengangkat tema Isu Kita Hari Ini. Ketika kesenian dekat dengan isu-isu sosial, ia memiliki potensi besar untuk merangsang pemikiran kritis, meningkatkan kesadaran, memobilisasi tindakan, dan membangun masyarakat yang lebih inklusif dan adil. Setiap kelompok membawa isu dari daerah mereka sendiri.

Dalam perhelatan FTB 2023, ada tiga nama yang dirujuk sebagai pengamat untuk memberikan tinjauan dan analisis yang obyektif mengenai kualitas kekaryaan dari 10 kelompok yang tampil. Termasuk kinerja para aktor, penyutradaraan, pencahayaan, desain set, dan lainnya. Pengamat itu diantara lain Rachman Sabur (teater Payung Hitam Bandung), Irwan Guntari (teater Alibi Bandung), Budi Harsoni (direktur majalah 1828 Lebak). Evaluasi yang diberikan membantu apresiator dalam memilih pertunjukan yang bernilai dan berkualitas. 

Pengamat teater memiliki peran penting dalam membantu penonton mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang seni pertunjukan. Melalui ulasan, artikel, atau panduan, pengamat dapat membahas elemen artistik dan naratif dari sebuah pertunjukan. Hal ini membantu penonton menghargai dan memahami konteks, makna, dan pesan yang ingin disampaikan oleh 10 kelompok yang tampil. 

Sepuluh kelompok yang tampil antara lain; Halaman Budaya Banten, Solid Art Indonesia, Studio Tata Artistik, Gesbica, Teater Juang Kreasi UNMA, Teater Terajana, Komunitas  Kembali, Teater Nol Banten, Teater GATES, Guriang.

Pengamat memainkan peran penting dalam menyediakan tinjauan objektif, meningkatkan pemahaman dan apresiasi, mendorong pertumbuhan, menciptakan kesadaran, dan mendokumentasikannya dalam sebuah tulisan atau diskusi yang digelar setelah pertunjukan digelar tiap kelompok. Ekosistem teater penting karena memiliki berbagai manfaat dan peran yang signifikan dalam masyarakat dan budaya. Teater sering kali menjadi cermin sosial yang mencerminkan realitas masyarakat. Pertunjukan teater sering mengangkat isu-isu sosial, politik, budaya, dan emosional yang relevan dengan zamannya. Melalui cerita dan karakter yang dibawakan di panggung, teater dapat membangkitkan kesadaran, menginspirasi pemikiran kritis, dan merangsang perdebatan tentang berbagai isu yang penting dalam masyarakat.

Secara keseluruhan, ekosistem teater memberikan ruang bagi ekspresi kreatif, refleksi sosial, pengalaman langsung, pendidikan, pengembangan komunitas, dan hiburan. Melalui pertunjukan teater, kita dapat memperkaya kehidupan kita dengan karya seni yang mendalam, menyentuh, dan berdampak.

  • 0 Comments




Warisan Cagar Budaya merupakan salah satu kekayaan daerah yang memiliki kekhasan tersendiri. Masing – masing daerah di Indonesia memiliki warisan  cagar budaya yang berbeda dan unik. Keunikan ini menjadi kekayaan lokal bagi tumbuh kembangnya nasionalisme dalam pluralisme. Dalam rangka pelestarian warisan cagar budaya di Provinsi Banten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Provinsi Banten akan menggelar Lomba Fotografi Warisan Cagar Budaya.

MAKSUD DAN TUJUAN

1.  Memperkenalkan Warisan Cagar Budaya Provinsi Banten dalam bentuk  gambar/foto.

2.  Sebagai media menggali potensi generasi muda dan masyarakat dalam mengenal dan memahami tentang Warisan Cagar Budaya.

3.  Sebagai sarana memperkaya referensi dan dokumen Warisan Cagar Budaya dalam bentuk gambar/foto.

KETENTUAN UMUM

1. Kategori Pelajar Tingkat SMA/SMK ( Negeri dan Swasta )

Memiliki kartu identitas diri ditunjukan dengan (KIA/Kartu Pelajar) yang  beralamat di Provinsi Banten.

2. Kategori Mahasiswa/i

Memiliki kartu identitas diri ditunjukan dengan (KIA/KTM) yang beralamat di Provinsi Banten.

3. Kategori Umum

Memiliki kartu identitas diri ditunjukan dengan (KTP) yang beralamat di Provinsi Banten.

4. ASN dan pegawai Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten tidak diperbolehkan mengikuti lomba.

5. Karya foto yang dikirim adalah karya sendiri, yang belum pernah dipublikasikan di media cetak/digital, dan belum pernah memenangkan penghargaan dalam lomba fotografi apapun, serta belum pernah disertakan dalam bentuk kegiatan apapun.

6. Foto dalam format digital dan wajib dicetak dengan ukuran 10 R. Tidak diperkenankan menggunakan kamera drone. Peserta dapat memilih objek fotografi Cagar Budaya di Kawasan Banten Lama, seperti:

a. Masjid Agung Banten Lama

b. Menara Banten

c. Keraton Surosuwan,

d. Benteng Speelwijk,

e. Keraton Kaibon,

f. Vihara Avalokitecvara,

g. Tasikardi,

h. Pangindelan Abang

i. Pelabuhan Karangantu

j. Watu Gilang Sriman Sri Wacana

k. Meriam Ki Amuk

l. Masjid Pecinan Tinggi, dsb.

7. Peserta WAJIB menyerahkan 1 foto objek Cagar Budaya di Kawasan Banten Lama maksimal pada hari Sabtu, 15 Juli 2023, pukul 12.00 WIB.

8. Setiap pengiriman karya foto dalam bentuk cetak WAJIB memberikan keterangan:

- Judul Foto

- Kategori Lomba

- Nama Fotografer

9. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten melalui Bidang Kebudayaan berhak untuk mempublikasikan foto baik yang menjadi juara ataupun tidak dan menjadi hak milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten tidak dapat dituntut atau digugat.

10. Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten tidak bertanggungjawab atas tuntutan dari pihak manapun terkait karya foto.

11. Apabila terjadi pelanggaran hak cipta (mengikutsertakan karya orang lain tanpa persetujuan atau plagiat), maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten mempersilahkan pihak–pihak yang dirugikan untuk menyelesaikan melalui peradilan dan bila diputuskan terbukti adanya pelanggaran, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten akan mencabut hak – hak kejuaraannya.

KETENTUAN KHUSUS

1. Peserta tidak dipungut biaya sepeserpun.

2. Pendaftaran peserta melalui tautan:

a. Kategori Pelajar: https://bit.ly/KategoriPelajarSMA-SMK

b. Kategori Mahasiswa: https://bit.ly/KategoriMahasiswa-i

c. Kategori Umum: https://bit.ly/Kategori-Umum

3. Peserta wajib memproduksi foto yang diikutsertakan dalam perlombaan ini di lokasi yang telah ditentukan panitia.

4. Karya foto yang dicetak diserahkan pada saat acara Festival Cagar Budaya tanggal 15 Juli 2023 di Kawasan Tasikardi Pukul 12.00 WIB.

5. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 karya foto objek Cagar Budaya dalam format soft copy digital (JPG) dan hard copy (cetak foto ukuran 10 R).

6. Foto yang diterima bukan hasil edit.

7. Panitia dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten berhak mendiskualifikasi karya foto peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap tidak memenuhi ketentuan.

8. Dengan mengirimkan karya foto dan menandatangani surat pernyataan (form terlampir), peserta dianggap telah menyetujui semua persyaratan  dan Kebudayaan Provinsi Banten.

9. Keputusan Dewan Juri mutlak tidak dapat diganggu gugat.

KETENTUAN PENILAIAN JURI

1. Seluruh karya yang masuk akan diseleksi oleh dewan juri.

2. Dewan Juri akan memilih 30 nomine dengan 30 karya foto terbaik. Dengan rincian:

a. 10 Nomine Kategori Pelajar SMA/SMK Negeri/Swasta (10 foto)

b. 10 Nomine Kategori Mahasiswa/i (10 foto)

c. 10 Nomine Kategori Umum (10 foto)

Dari 30 nomine tersebut selanjutnya  akan dipilih juara 1, juara 2, juara 3 dan Harapan 1, 2, 3 untuk setiap kategori.

4. Nominasi karya terbaik akan diumumkan pada Hari Minggu tanggal 16 Juli 2023.

5. Karya fotografi diterima paling lambat tanggal 15 Juli 2022 pukul 12.00 WIB, apabila melewati batas waktu tersebut maka karya akan kami tolak.

----------------------------- 

NARAHUBUNG:  

Adjat:  081297865947

  • 0 Comments

Genks, di Bale Budaya Pandeglang ada Pameran Tunggal bertajuk "Perjalanan Panjang" dari Pelukis Gebar Sasmita. Acara ini dibuka sejak tanggal 24 Juni 2023 dan akan berakhir pada tanggal 1 Juli. Pameran ini menampilkan lebih dari 50 karya rupa, termasuk lukisan dan patung, dari seniman rupa asal Pandeglang, Gebar Sasmita.

Gebar Sasmita merupakan seorang seniman yang menjadi tahanan politik Orde Baru yang dipenjara sejak usia 14 tahun. Sejak tahun 1965 sampai 1979, Gebar menjalani hidup dari penjara ke penjara, tanpa proses pengadilan. Perjalanan yang ditempuhnya hingga di usianya yang kini menginjak 72 tahun banyak menginspirasi karya-karyanya.

Termasuk, pertemuannya dengan Hendra Gunawan, pelukis yang dikenal dengan aliran ekspresionisnya. Alrian ekspresionisme yang cenderung menggunakan warna-warna cerah dan ekspresif menjadi salah satu mekanisme Gebar Sasmita untuk meluapkan kegetiran rasa dan emosi setiap kali mengingat kejahatan kemanusiaan maupun ketidakadilan yang acap kali ia saksikan semasa hidupnya. Bagi Gebar, seni adalah perjalanan spiritual, salah satu cara yang bisa menjaga sisi kemanusiaannya.

"Seni adalah perjalanan spiritual. Sebuah perjalanan rasa. Seni menjadi mekanisme diri ketika saya menghadapi situasi yang sulit. Lewat seni saya bisa mengekspresikan rasa dan emosi saya. Tiap kali ada yang menggetarkan jiwa, karena saya adalah pelukis, maka saya melukis," ungkap Gebar.
Menurut Gebar, dalam situasi yang penuh tekanan dan ketidakpastian, seni dapat memberikan tempat untuk merenung dan mencari ketenangan dalam diri. Ia pun mengenang salah satu karya pertamanya, sebuah pahatan batu yang dibuatnya di mulut gua di Nusa Kambangan.

"Saat di Nusa Kambangan, ada kalanya selama dua tahun kami para tahanan tidak diberi makan oleh pemerintah. Kami mencoba berbagai macam cara untuk tetap hidup. Mulai dari makan cicak hingga bubur tanah. Pengalaman itu, yang membuat saya sangat ingin pulang, ingin sekali merasakan makan bersama orang tua saya," kenangnya.
Penjara Nusa Kambangan menjadi tempat penahanan terakhir sebelum akhirnya Gebar dibebaskan pada tahun 1979. Harapan untuk bisa kembali makan bersama sang ibu tidak dapat terwujud karena pada saat Gebar dibebaskan, orang tuanya telah meninggal. 

Harapan itu akhirnya ia goresan dalam lukisannya yang berjudul "Potret" (1984) dan "Perjalanan Panjang" (1984)
Karya-karya Gebar tidak hanya mengulas sisi kemanusiaan berikut tragedinya. Bagi Gebar, kebudayaan juga menjadi salah satu daya tarik yang menginspirasinya. Beberapa karyanya
 
banyak mendokumentasikan kebudayaan masyarakat Banten yang kini mulai terkikis, seperti pertunjukan teater rakyat ubrug hingga ritual nukuh.
Pameran tersebut merupakan bagian dari program Ruang Publik Berkreasi x Telusur Kultur yang digagas oleh Pandeglang Creative Hub bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang. Melalui program tersebut, Pandeglang Creative Hub yang digagas oleh seniman dan budayawan muda di Pandeglang berharap bisa kembali menghidupkan Bale Budaya Pandeglang sebagai ruang publik.

"Ada rasa haru ketika anak-anak muda ini bisa menyediakan wahana pameran tunggal untuk saya. Karena sebagai seniman, saya tidak akan mungkin bisa menyelenggarakan pameran tunggal ini sendirian. Perlu ada generasi muda seperti kawan-kawan di Pandeglang Creative Hub yang meneruskan perjalanan panjang berkesenian," ungkap Gebar pada momen pembukaan pameran di akhir pekan lalu.
Salah satu pengurus Pandeglang Creative Hub, Tirta Nugraha Pratama menyebut bahwa pameran "Perjalanan Panjang" Gebar Sasmita seakan membangkitkan kembali gairah berkesenian khususnya dalam bidang seni rupa. Hal ini menjadi inspirasi bagi kami (Pandeglang Creative Hub) untuk menempuh perjalanan panjang lewat "disiplin dalam proses dan konsistensi" yang telah dilalui oleh sang Maestro.
"Pameran ini merupakan titik awal perjalanan kami untuk membangkitkan gairah-gairah berkesenian dalam bidang lainnya. Tentu akan menjadi sangat melelahkan, tetapi di balik lelah itu ada generasi-generasi mendatang yang menunggu perjalanan ini untuk terus ber-estafet melakoni geliat-geliat kreatif yang ada disini," ungkap Tirta.
Pembukaan pameran tunggal Gebar Sasmita “Perjalanan Panjang” juga dihadiri Firman Lie, staf pengajar Seni Murni di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Firman Lie banyak belajar soal kehidupan dari karya-karya Gebar Sasmita. Sosok Gebar Sasmita menurut Firman Lie adalah seniman yang sampai saat ini masih sangat energik.
"Saya belajar banyak tentang kehidupan dari karya-karya Gebar Sasmita. Hadir di pameran ini membuat saya takjub karena ada banyak karya Kang Gebar yang baru saya lihat di sini," ungkap Firman.
Firman Lie juga berharap karya-karya dan pemikiran Gebar Sasmita dapat dituliskan dan dinarasikan agar publik bisa belajar tentang pikiran Gebar Sasmita, bukan hanya dapat melihat karyanya saja, tapi mengerti tentang pikiran dan juga rasa kemanusiaan dari Gebar Sasmita.
  • 0 Comments

Genks! Ada kabar gembira, nih. Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 8 membuka Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2023! Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2023 adalah bantuan pemerintah dalam bentuk uang yang diberikan kepada perseorangan, kelompok, komunitas budaya dan lembaga/organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang kebudayaan dalam rangka pemajuan kebudayaan.

Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII adalah diperuntukkan untuk kamu yang berada di wilayah Provinsi Banten dan DKI Jakarta.

Langkah-langkah untuk mengajukan Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2023 yaitu:

1. Baca juknis FPK 2023 di: ringkas.kemdikbud.go.id/FPK2023BPKVIII

2. Unduh semua berkas dan formulir yang diperlukan

3. Pahami seluruh petunjuk, termasuk syarat dan ketentuan di dalam petunjuk teknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2023

4. Mengajukan proposal beserta seluruh syarat yang telah ditentukan ke alamat BPK VIII

Untuk info lebih lanjut bisa hubungi melalui email dan narahubungnya, ya.








#FasilitasiPemajuanKebudayaan #FPK2023 #bpkviii #cagarbudaya #warisanbudayatakbenda

  • 0 Comments

 



Hai sobat Perpusda Banten! Siapa nih yang suka desain grafis? Kali ini Perpusda Banten mau  mengadakan "LOMBA DESAIN LOGO PERPUSDA BANTEN" dengan total hadiah 15 juta rupiah!

Perhatikan syaratnya, ya.

1. Lomba ini  terbuka untuk seluruh WNI yang berdomisili di Provinsi Banten

2. Untuk kamu yang tertarik mengikuti lomba ini bisa langsung membaca ketentuan lomba di link ini: https://s.id/LombaDesainLogoPerpusda23

3. Lomba ini GRATIS dan tidak dipungut biaya apapun.

4. Pendaftaran bisa langsung melalui https://s.id/DaftarLombaDesain.

5. Karya yang diikutkan dalam lomba di unggah kedalam akun instagram peserta dengan melakukan tagging dan follow akun: @perpusdabanten, @mangindra, @andisuhud, @dephedwiputra dan menyertakan hashtag #logoperpusdabanten23.


 Untuk informasi lebih lanjut bisa langsung menghubungi Admin 0811-1966-658 dan ikuti terus informasinya di akun @perpusdabanten

#lombalogoperpusda #desaingrafis #dkv #fekrafbanten

  • 0 Comments

 


Hallo Book Lovers! 𝐃𝐢𝐧𝐚𝐬 𝐏𝐞𝐫𝐩𝐮𝐬𝐭𝐚𝐤𝐚𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐚𝐫𝐬𝐢𝐩𝐚𝐧 𝐏𝐫𝐨𝐯. 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐞𝐧 bekerjasama dengan 𝐈𝐤𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐞𝐫𝐛𝐢𝐭 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚 𝐖𝐢𝐥𝐚𝐲𝐚𝐡 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐞n menyelenggarakan "BANTEN BOOK FAIR 2023", nih! 𝘠𝘶𝘬, 𝘕𝘨𝘦𝘸𝘢𝘤𝘦! Hajatan buku ini akan diselenggarakan di Gedung DPK Prov. Banten, Pakupatan, Kota Serang pada tanggal 16 - 20 Mei 2023. 

Gerbang dibuka pukul 09.00 WIB, ya. Kamu juga bisa cek in di: s.id/bantenbookfair untuk mendapat informasi lainnya. Pst! Banyak diskon sampai 80%!

Mau cari buku lokal atau internasiona, bisa. Ada 100.000++ buku lokal dan internasional dari 80++ penerbit nasional dan lokal. Ada juga Book Talk, Story Telling, Bedah Film, Kelas Pemustaka, Live Performance, Live Music, Donasi buku, aksi komunitas pun ada!

* * *

Book Talk!

📣PIDI BAIQ @pidibaiq dan GOL A GONG - DUTA BACA INDONESIA @golagong

and more...

Live Performance: 

🎵 EMPANK CASTA @empank_casta

🎵 ARIE SOLOIS @arie.solois

🎵 ERLAND ASLACH @erlandonesia

🎵 HAIKAL RAMDAN @haikalramdan_

and more....

Cek Rundownnya!


Supported by : @outoftheboox.id @bukabuku @bukabukufestival

media partner :

@fekrafbanten @rambobanten_ @fesbukbanten @gelaskosongentertainment #bantenbookfair #perpusdabanten #perpusnas #ikapibanten #ikapi #outoftheboox #bukabuku #literasi #bazaarbuku #bookfair #bukumurah #diskon 

  • 0 Comments

Anak-anak muda harus berani berbuat sesuatu. Harus berani bersuara. Harus berani mendobrak tatanan. Berani mengakui salah dan berani tanggungjawab. Balada Si Roy adalah kisah novel karya @golagong yang berkisah tentang anak muda di era '80an, mulai 19 Januari 2023 kisah ini akan tayang dalam bentuk film, melalui tangan dingin sutradara Fajar Nugros dan bisa disaksikan di bioskop seluruh Indonesia. Tentu saja, apa yang dikisahkan dalam Balda si Roy juga relevan dengan generasi muda di segala era, dalam menghadapi dan mengalami berbagai tantangan yang ada dalam keseharian dan mendobrak tatanan yang ada.

Seperti apa anak-anak muda masa kini melihat masa remaja era 80an dengan masa remaja mereka kini? begitupun sebaliknya. Pasti tak kalah asik dan tak kalah serunya!

Mari kita gali dalam "Ngobrol Asyikk, Balada Si Roy Homecoming." Menyambut tayangnya Balada Si Roy 19 Januari 2023 nanti. "Lelaki harus pergi, tapi juga harus pulang." Sambut kepulangan si Roy di tempat-tempat nongkrong favorit anak muda Kota Serang

Catat waktu dan tanggalnya!

#baladasiroy  #filmbaladasiroy #fekrafbanten #ikapibanten

  • 0 Comments

 

Genks, akulturasi bisa dimaknai sebagai proses interaksi dan pencampuran budaya. Dalam prosesnya, akulturasi membutuhkan waktu yang panjang untuk mengolah kebudayaan baru menjadi kebudayaan sendiri yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada suatu jaman, dalam hal ini khususnya adalah masyarakat Banten dimana terdapat banyak keberagaman didalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut seorang tokoh antropologi Indonesia yakni bapak Koentjaraningrat setidaknya ada 7 komponen kebudayaan yang dapat dijadikan objek akulturasi yaitu bahasa, sistem pengetahuan, sistem organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, kesenian.

Sahabat, yuk kita kenali bersama apa itu akulturasi budaya serta bagaimana pengaruhnya terhadap masyarakat Banten yang memiliki berbagai macam keberagaman melalui Seminar Sejarah Banten Seri 6.

Tema :

"Mengenal Akulturasi Budaya dan Pengaruhnya Terhadap Keberagaman Masyarakat Banten"

Pembicara

- Prof. Mufti Ali, S.Ag., M.A., Ph.D.

(Guru Besar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten)

- Mush'ab 'Abdu Asy Syahid, S.Ars., M.Ars.

(Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan Ahli Cagar Budaya)

Moderator :

- Rizal Fauzi, M.Pd.

(Dosen STISIP Banten Raya)

Hari/Tanggal : Rabu, 31 Agustus 2022

Waktu : 13:00 - Selesai

Melalui Zoom

Pendaftaran :

bit.ly/daftarSSB06

Yuk sahabat buruan daftar, ya!


  • 0 Comments



Genks, apakah kamu memiliki guru yang bahkan beliau sendiri pun tidak tahu siapa kita? Saya punya banyak. Guru saya salah satunya adalah Prof. Oman Fathurrahman, Guru Besar Filologi di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, sekaligus pengasuh Youtube Channel Ngariksa. Ketahuan kan saya ikut belajarnya di mana. Haha.

Nah, di Seminar Sejarah Banten seri 5, Prof. Oman Fathurrahman bersedia menjadi salah satu narasumbernya, lho. Senang banget dong saya. Sudah lama mengidamkan diajari 'langsung' di suatu acara, meskipun acaranya tetap virtual, ya. Selain Prof. Oman Fathurrahman, ada Dr. Eva Syarifah, S.Ag., M.Hum., Dosen Jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin dan Adab sekaligus Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin dan Adab Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten juga, lho.

Kedua pembicara ini akan berbicara di sekitar permanuskripan yang adil dan beradab (eiy), hihi. Tema yang dihadirkan di Seminar Sejarah Banten seri 5 ini adalah "Menelusuri Manuskrip Masa Kesultanan Banten untuk Peradaban Masyarakat Banten Hari ini dan Esok", genks.

Acara ini akan dilaksanakan pada Rabu, 10 Agustus 2022 pukul 13.00 WIB s.d. selesai melalui aplikasi Zoom dan luring di Museum Negeri Banten. Yuk, ah, daftarkan diri di tautan bit.ly/daftarSSB05, genks! Gratis!

Yuk, belajar mengenai manuskrip di era Kesultanan Banten bersama Prof. Oman Fathurrahman dan Dr. Eva Syarifah, genks! 2 SKS, nih. Kapan lagi Prof. Oman bicara mengenai manuskrip Banten, kan? Hehe...

* Acara ini diselenggarakan oleh UPTD Taman Budaya dan Museum Negeri Banten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

  • 0 Comments




Genk, Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten meluncurkan program publik bertajuk Jum'at Ngebanten, nih. Program ini diluncurkan pada April 2022 yang dilaksanakan setiap Jum'at di ruang publik yang dimiliki kabupaten/kota, maupun sanggar/komunitas yang telah bekerja sama dengan Bidang Kebudayaan. Pada April juga, Jum'at Ngebanten dilaksanakan di tiga tempat yaitu Tangerang di Gedung KBB, Kab. Lebak di Teater Guriang dan di Museum Negeri Banten.

Muasal diadakannya program ini tidak lain adalah Perda Provinsi Banten Nomor 7 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Banten Tahun 2017–2022 terdapat isu-isu strategis khusus terkait Kebudayaan Banten. Dari 2 (dua) isu itu, salah satunya adalah Kurangnya Pembinaan Organisasi Kesenian (sanggar/kelompok seni dan budaya). Karena itu, pada tahun 2021 Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten mulai memutuskan jarak dengan melakukan kunjungan-kunjungan ke Sanggar/Komunitas untuk melihat dan bersentuhan langsung dengan denyut kesenian yang dijaga dan dilestarikan oleh para pegiat sanggar/kelompok seni di Banten.

Program yang rencananya akan terus dilaksanakan hingga Desember 2022 ini memiliki tujuan untuk memberikan ruang berekspresi dan berkreasi bagi para pelaku/pegiat lintas daerah (kabupaten/kota) di Banten, memberikan dampak ekonomi baik bagi para pelaku/pegiat seni maupun masyarakat sekitar dengan memanfaatkan ruang publik di kabupaten/kota, maupun sanggar/komunitas seni itu sendiri. 

Dengan adanya program publik Jum'at Ngebanten ini, diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi, interaksi, dan apresiasi antar pegiat sanggar/komunitas, maupun dengan pemerintah. Oleh karena itu, Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten memfasilitasi 1 sanggar/komunitas per/bulan, sesuai dengan Standar Harga Satuan, dan menggunakan sistem transfer ke sanggar/komunitas penyelenggara. 

Hingga saat ini, Jum'at Ngebanten telah dilaksanakan di beberapa tempat seperti di Tangerang, Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Serang. Untuk ruang publik di Provinsi Banten dipusatkan di dua tempat yaitu Museum Negeri Banten dan Plaza Aspirasi (KP3B).

Dengan adanya sinergitas antara Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dengan Bidang Kebudayaan di Pemerintah Daerah Kab/Kota maupun sanggar/komunitas yang memiliki ruang publik, dibuktikan dengan tersusunnya daftar sanggar/komunitas yang akan mengisi ruang publik dengan kreatifitasnya masing-masing.

Nah, untuk Kawan Budaya pegiat Sanggar/Komunitas yang membutuhkan ruang untuk berekspresi, silakan berkoordinasi dengan Bidang Kebudayaan di Kab/Kota setempat atau sanggar/komunitas yang memiliki ruang publik yang telah bekerja sama dengan Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Semoga informasi ini membantu dan bermanfaat.

Rahayu sagung dumadi.


Untuk lebih jelasnya, silakan lihat di gambar berikut ini, ya.








  • 0 Comments
Older Posts Home

Where we are now

o

About me

a


@NYIMASK

"Selamat datang dan selamat membaca. Semoga kita semua selalu sehat, berbahagia, dan berkelimpahan rezeki dari arah mana saja.”


Follow Us

  • bloglovin
  • pinterest
  • instagram
  • facebook
  • Instagram

recent posts

Labels

#dirumahaja #tukarcerita Artikel Catatan Perjalanan Celoteh Cerpen E-Book Esai Info Lomba Journey Jurnal Kamar Penulis Lowongan Kerja Naskah Poject Promo Puisi Slider Undangan

instagram

PT. iBhumi Jagat Nuswantara | Template Created By :Blogger Templates | ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top