Masih Menyoal Mereka



Masih menyoal mereka yang akan kuceritakan. Mereka yang selalu duduk di kursi yang sama seolah tempat pertama yang mereka temukan itu, adalah tempat yang paling nyaman. Mereka tidak akan duduk, jika tempat nyamannya itu telah lebih dahulu diduduki orang lain. Mereka tidak akan pesan makan, hingga orang yang menduduki tempat mereka itu pergi. Sembari menunggu, mereka larut dalam perbincangan tentang segala hal yang bukan tentang mereka, bukan pula tentang mata kuliah yang dosennya teramat membosankan. Mereka lebih memilih berbincang tentang spesies yang dikatakan Darwin sebagai nenek moyang manusia. Mereka berbincang tentang sistem tata surya, ozon yang semakin menipis, dan kepedulian manusia pada lingkungannya. Mereka juga memilih berbincang tentang makhluk yang telah punah. Mereka selalu larut dengan semua topik itu.
Ini juga masih menyoal mereka yang akan kuceritakan. Mereka yang terkadang kudengar berbincang tentang pergerakan; bumi yang terus bergerak, daun mangga yang digerakkan angin, pun daun Albasia yang gugur masuk gelas kopi. Mata yang bergerak ke perempuan seperti tak berpakaian. Dan semua yang bergerak lainnya.

Dan ini masih menyoal mereka yang akan kuceritakan. Mereka yang salah satunya kamu--yang mengisi kaca mataku.

You Might Also Like

0 Comments