Menunggu Kingsman, Bonus Tequila

by - January 08, 2018


Sejak Kingsman dikabarkan akan dibuat sekuel, saya menunggunya seperti menunggu kamu mengajak ke bioskop. Dalam rentang waktu 2015-2017, banyak film yang sudah ditonton dan terhapus begitu saja dari memori. Tapi, tak ada satu film pun yang kita tonton bersama di bioskop. Beberapa hanya ditonton melalui layanan streaming dan menjadi penonton yang nakal.

Sebenarnya, saat Kingsman: The Secret Service pertama rilis, saya sudah bisa ditebak bila film ini tidak akan selesai dalam sekali duduk, alias pasti akan ada sekuelnya. Film bergenre action comedy yang pertama ini bercerita tentang rekruitmen agen rahasia Inggris. Seperti film agen mata-mata lainnya, film ini sungguh membuat saya merasa benar-benar harus menunggu. Selain penasaran, juga karena saya juga belum membaca komik komik The Secret Service karya Dave Gibbons dan Mark Millar yang menjadi bahan utama kelahiran film ini.

Di film pertamanya, Kingsman memulai kisahnya di Argentina tahun 1997. Harry Hart (Colin Firth) seorang agen rahasia berbicara dengan seorang anak berusia lima tahun bernama Gary Unwin atau Eggsy (Taron Egerton). Eggsy ini adalah anak teman Harry yang sempat bergabung dengan Kingsman juga. Hanya saja, ayah Eggsy meninggal saat menjalankan misi. Saat pertemuan itu, Harry memberikan nomor telepon agar Eggsy bisa menghubunginya saat keadaan sedang darurat. Meskipun begitu, Eggsy tidak pernah menelponnya. Saat Eggsy berusia 17 tahun, Eggsy menelpon Harry karena saat itu ia sedang dikejar sekelompok orang.

Harry datang memberikan bantuan. Setelah mengalahkan semua musuh Eggsy, Harry menawari Eggsy untuk bergabung dengan agen rahasia tingkat tinggi di Kingsman. Eggsy pun memutuskan untuk mengikuti tes masuk Kingsman. Serangkaian tes pun dilakukan bersama calon anggota baru lainnya. Sikap Eggsy yang serampangan dan sering membuat onar itu mulai teralihkan. Meskipun memang, ia sempat menjadi bahan lelucon calon anggota lainnya. Setelah melalui serangkaian latihan, Eggsy pun siap dalam tugas pertamanya. Ia harus menghadapi musuh berbahaya yang memiliki teknologi tinggi bernama Richmond Valentine (Samuel L. Jackson).

Di film kedua, Kingsman: The Golden Circle, Eggsy sudah benar-benar menjadi agen yang handal. Dia juga sudah memiliki pacar dan selalu dandy dengan setelan Kingsmannya itu. Hanya saja, markas besar Kingsman diserang musuh tak dikenal. Kehancuran dan kematian banyak agen membuat Kingsman sedikit kelabakan. Eggsy pun bergerak memecahkan kasus itu. Dalam pencarian, Eggsy menemukan petunjuk jika ia harus pergi ke Amerika.

Di Amerika, mereka bertemu dengan agen rahasia lain bernama Statesman. Meski awalnya mereka disangka sebagai musuh. Mereka juga dipertemukan dengan Harry. Harry yang sempat ditembak Richmond Valentine berhasil disembuhkan oleh tim Statesman. Hanya saja, akibat dari pengobatan itu membuat Harry amnesia.

Usaha menyembuhkan Harry ditambah dengan penyelidikan musuh terus dilakukan. Aksi yang dilakukan tim Statesman yang bergaya coboy dan Kingsman yang bergaya bak seorang gentleman menjadi perpaduan yang menarik. Lucunya, ketika Eggsy menyamar di festival musik Glastonbury. Kepolosan Eggsy yang saat itu harus berupaya memasukan alat pelacak pada alat kelamin pacar dari musuhnya, membuat saya tergelak. Bagaimana tidak? Sebelum melakukan adegan itu, Eggsy menelepon pacarnya yang mengatakan ia harus melakukan adegan itu. Meskipun memang, setelah berhasil, ia tidak melanjutkan ke adegan ranjang. Tapi, akibatnya si pacarnya marah.

Pada adegan itu, secara personal saya berharap bukan Taron yang melakukannya. Dan seperti kata Taron, ia diselamatkan oleh seseorang setelah ia mengatakan tidak nyaman melakukan adegan itu. Seseorang itu adalah suami dari lawan main di adegan itu, Poppy Delevingne. Jadi, jangan pernah membayangkan tangan Taron di adegan itu, ya.

Sebagai film dengan biaya lebih besar dari film sebelumnya, tentu saja Kingsman: The Golden Circle ini penuh dengan aksi dan efek sinematisnya sangat kece. Selain itu, gaya kedua tim agen rahasia ini juga sangat menarik. Kingsman dengan ala gentlemannya, dan Statesman dengan gaya coboy yang khas dengan lassonya. Apalagi di Statesman ada Channing Tatum juga yang berperan sebagai Tequila. Meskipun ia tidak mendapat banyak adegan, tapi kehadirannya mampu membuat penantian saya pada Kingsman: The Golden Circle ini terasa tidak sia-sia.

Bagaimana denganmu?



You May Also Like

0 komentar

Instagram