Ah sulasTRI!

by - February 17, 2012



Beberapa bulan ini terhitung sejak tahun lalu, aku menggunakan produk dari provider yang sering kupelesetkan namanya menjadi SulasTRI. Ya, Tri. Dari awal dia mulai mengeluarkan produk internet, lalu off beberapa waktu karena aku merasa dibohongi dan karena terus di bom sms hingga 200 perhari (mungkin sedang bermasalah?), kemudian kembali lagi menggunakannya hingga sekarang dia meluncurkan produk baru berjargon 'betah melek'-nya itu. 

Aku rasa awalnya memang setuju bahwa dia memang murah harganya, tapi kok sekarang aku merasa dia 'murahan', ya? Maksudku, dia membohongiku melulu. Ini yang terbaru:
Aku mengisi kuota 'paket betah melek'-nya, namun baru saja log in modem tiba-tiba ada sms:
Name:
Number: 234
Content:
Kuota tlh hbs,akses msh bisa dilakukan dg batas kecpatan diturunkan.Utk dpt tambahan kuota & kec normal hub *234# lalu pilih menu 2,masa berakhir paket tetap

Time: 17/02/2012 16:04:11 
What the heck is that?! Terus aku tanya pada mas-mas counter sekalian beli yang baru, dia bilang; 'coba aja cek *111# lalu pilih cek kuota'. Aku pun melakukannya. Di sana tertera itu paket malam. Nah, yang jadi permasalahan adalah... Sekarang ini malam, tapi kecepatan cuma nol koma sekian saja. Paket malam yang mana yang dia bicarakan? Ini aku yang pintar apa dia yang 'memintariku' (membohongiku), ya? Apa memang semua perusahaan memakai trik ini untuk mengelabui kostumer? Uukh! Sebel...


Yang lainnya terjadi satu atau dua malam lalu, aku hendak mengisi kuota, dan sudah menggosok pelindung vouchernya, lalu mengisinya via *111*(kode voucher)# tiba-tiba ada pemberitahuan: Maaf layanan ini tidak bisa diakses, silahkan lakukan beberapa saat lagi. Menghubungi 111 pun sama seperti menghubungi orang yang sedang berada di tempat yang tidak terjangkau signal. Sementara bar signal di ponselku penuh saat aku menelponnya. Gangguan? Akhirnya, dengan sisa-sisa tenaga yang lemot abis itu, aku pun search di google tentang cara mempercepatnya. Banyak teman blogger yang juga menulisnya, meskipun aku tak tahu mana yang lebih berhasil. Karenanya aku coba satu-satu...


Caranya pertama yang aku lakukan adalah: mengganti tipe network dari WCDMA prefered menjadi WCDMA only, dan dengan mengganti APN yang tadinya 3data menjadi tre.it
Jadi seperti ini:
APN      : tre.it
username: kosongkan.
password: kosongkan.
Itu sesuai dengan apa yang tertulis di blog crossierandi. Lalu dengan menambahkan Domain Name System (DNS), baik yang memakai DNS google maupun DNS hasil mencari.
DNS google itu, aku hapal karena entah mulai kapan aku menggunakannya: D

Primary DNS     : 8.8.8.8
Secondary DNS : 8.8.4.4

Atau memakai yang ini:


Primary DNS: 208.67.222.222

Secondary DNS 208.67.220.220

Dan DNS lainnya yang aku dapat di opensource-nya telkom speedy. Dan software DNS Benchmark. Wujud software-nya seperti gambar di bawah ini:
 Tidak mesti diinstal, karena mungkin itu prinsip dari mereka sendiri. Caranya juga cukup mudah:
1. "Name servers"
2. "Run Benchmark" untuk mulai memproses cek DNS
3. "Conclusions", untuk hasil dan rekomendasi setelah mengecek DNS.
Selain itu, DNS-DNS yang ditampilkan pun bisa diketahui mana yang tercepat hasil tes-nya dengan mencontreng kotak "Soft Fastest First", sebelum proses pengetesan dimulai. Karena itu akan terlihat mulai urutan paling atas yang tercepat, dan urutan paling bawah. Dua urutan pertama DNS tersebut bisa digunakan sebagai acuan setting DNS di kompi kita, caranya:
1. Klik "control panel"
2. Klik "network connections"
3. Double klik "local area connection status"
4. Klik "properties"
5. Double klik "internet protocol (TCP/IP)
6. Ganti "prefferred DNS server" dengan hasil urutan pertama cek DNSBench.
7. Ganti "alternate DNS server" dengan hasil urutan kedua cek DNSBench
8. Klik Ok, and close.

Memang yang lebih realistis sih isi kuotanya. Haha.... Tapi, kalau nasibnya kayak aku kemarin itu, dan mau coba-coba menggunakan cara di atas itu, ya monggo... :D Aku masih terus bertanya-tanya, tentang 'paket malam' yang provider Tri itu bicarakan. #tepokjidat

Nah kalau begini mah sedap, kan, bray? Hehe.. (upadate 19 Februari pakai DNS Bench)

You May Also Like

0 komentar

Instagram