Undangan Terbuka: Tadarus Budaya Ramadhan

by - May 25, 2018




Tadarus Budaya Ramadhan Sessi Pertama, 26 Mei 2018 pukul 15.30 WIB: Menyoal Apresiasi Seni, Forum Seniman, dan Strategi Kebudayaan di Banten

Dalam obrolan santai di kawasan Bunderan Ciceri, seorang seniman berujar, saya prihatin ketika gedung gedung pemerintahan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten tidak dihiasi karya karya seni. Seniman itu lalu melanjutkan bahwa, ia merasa tingkat apresiasi seni di Banten masih sangat rendah.

Di obrolan berbeda di tempat lain, seorang mantan Ketua Komite di sebuah Dewan Kesenian berkata, Lembaga Kebudayaan sudah seyogyanya dikelola dengan laku berbudaya. Salah satu ciri laku berbudaya adalah jujur dan bertanggungjawab.

Barangkali sebenarnya memang masih banyak yang perlu kita rumuskan terkait pilihan kebijakan politis yang perlu dipilih untuk mendukung kerja kebudayaan di Banten. Entah yang sifatnya suprastruktur atau pun infrastrukturnya antara para seniman dengan siapa saja yang memiliki kepentingan dengan hidupnya kebudayaan.

Apakah Banten, misalnya, memiliki blue print kebudayaan yang jelas dan terarah? Lalu bagaimana dengan posisi dan fungsi Dewan Kesenian dalam kaitan dan hubungannya dengan Dinas, pemerintahan daerah di tingkat kab/kota serta di tingkat provinsi?

Begitu pula apakah Banten sudah saatnya memiliki Gedung Kesenian dan Institut Kesenian? Rasanya baik dari kalangan seniman dan pemangku kebijakan perlu berbicara dalam satu majlis untuk membahas hal hal tersebut.

Atas dasar kegelisahan itulah, di hari ke-9 bulan puasa tahun ini Forum Silaturahmi Seniman Banten akan menyelennggarakan Lesehan Budaya untuk ngobrolin soal Apresiasi Seni dan Strategi Kebudayaan di Banten di Padepokan Kopi Kota Serang jam 4 sore bersama:

1. Bapak Jazuli Abdillah (Staf Ahli Gubernur Banten)
2. Bapak Ujang Rafiudin (Kabid Kebudayaan Dindikbud Banten)
3. Bapak Suhaya (Ketua Prodi Sendratasik Untirta)

Dan akan dimoderatori oleh Aliyth Prakarsa

Salam dari para admin Forum Silaturahmi Seniman Banten:

1. Edi Bonetski (Perupa dan pemusik)

2. Purwo Rubiono (Mantan Ketua Komite Musik DKB)

3. Rois Rinaldi (Mantan Anggota Komite Sastra DKB)

4. Sulaiman Djaya (Mantan Ketua Komite Sastra DKB)

5. Wahyu Widyantono (Seniman grafis)

6. Mohammad Nasir (Pasentra Kabupaten Serang)

NB: Bagi yang hendak menyumbang untuk takjil, silakan menghubungi narahubung di poster itu. :-)

You May Also Like

0 komentar

Instagram