Puisi Gabriela Mistral

by - August 14, 2015


Untuk Bertemu Lagi

tidak, tidak akan bertemu lagi?
di malam yang dipenuhi bintang bergetar
atau di cerahnya fajar perawan
atau sore pengorbanan?

atau di tepi jalan pucat
yang mengelilingi lahan pertanian
atau di tepi air mancur yang gemetar
memutih oleh kilauan purnama?

atau di bawah hutan
lebat seumpama rambut terurai
saat memanggil namanya
aku dikejar malam?
tidak di dalam goa
yang menggemakan
suara tangisanku?

oh tidak. untuk bertemu lagi
tidak peduli di mana
di surga air mati
atau dalam pusaran mendidih
di bawah purnama yang tenang
atau di ketakutan berdarah!

untuk bersamanya
setiap musim semi dan musim dingin
disatukan simpul kesedihan
di leher berdarah!

Yang Bersinar

sia-sia kau mencoba
meredam laguku
sejuta anak menyanyikannya
dalam paduan suara
di bawah matahari!

sia-sia kau mencoba
pecahkan syair
kemalanganku:
anak-anak itu menyanyikannya
di bawah Tuhan!
 

Gabriela Mistral (1889-1957) lahir di Vicuna, Chili, pemenang Nobel kesusastraan 1945, atas karangannya Desolation (diterjemahkan ke bahasa Prancis oleh beberapa penyair Prancis terkemuka). Gabriela leluasa penuh gairah menyanyikan perasaannya dalam bahasa Spanyol. Berperan penting pada sistem pendidikan di Meksiko serta Chili, aktif di komite kebudayaan League of Nations (Liga Bangsa-Bangsa), menjadi konsul Chili di Nepal, Madrid, Lisbon. Bergelar kehormatan dari Universitas Florence dan Guantemala, anggota kehormatan di berbagai perkumpulan budaya di Chili, Amerika Serikat, Spanyol juga Kuba. Mengajar sastra Spanyol di Universitas College, Vassar College pula Universitas Puerto Rico. Puisi cintanya mengenang yang telah meninggal, Sonetos de la muerte (1914) membuatnya terkenal ke seluruh Amerika Latin. Desolation (Keputus-asaan) tidak terbit sampai 1922. Tahun 1924 muncul Ternura (Kemesraan) didominasi masa kanak yang berkaitan kelahiran, memainkan peran penting akan Tala (1938). Kumpulan lengkap puisinya diterbitkan tahun 1958.

You May Also Like

0 komentar

Instagram